Tanpa Kecelakaan Berat, Perusahaan PT Sumbawa Timur Mining Berhasil Mencapai 6 juta Jam Kerja

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Sumbawa Timur Mining (STM), telah mencapai enam juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja berat. (Dok. Sumbawatimurmining.co.id)

PT Sumbawa Timur Mining (STM), telah mencapai enam juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja berat. (Dok. Sumbawatimurmining.co.id)

BISNISPOST.COM – PT Sumbawa Timur Mining (STM), telah mencapai enam juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja berat terhitung sejak tahun 2022.

STM adalah pemilik kontrak karya generasi ke-7 Proyek Hu’u yang melakukan kegiatan eksplorasi mineral di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Teknik Tambang STM Yan Fuadi menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (21/2/2024).

“Pencapaian ini adalah hal yang berharga bagi perusahaan, mengingat kegiatan eksplorasi di industri pertambangan merupakan lingkungan kerja yang berisiko tinggi,” kata Yan Fuadi.

Yan Fuadi menyampaikan saat penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2024 di Kecamatan Hu’u, NTB.

Dia mengatakan prioritas utama perusahaan selama masa aktivitas eksplorasi pertambangan adalah keselamatan.

Baca artikel lainnya di sini : PLN Resmikan Stasiun Pengisian Hidrogen Pertama di Indonesia, Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan

“Kami sangat mementingkan kepatuhan terhadap protokol keselamatan yang ketat demi menjamin lingkungan kerja yang aman bagi semua pekerja yang terlibat di Proyek Hu’u.”

“Kami bersatu untuk mempertahankan standar tertinggi, mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” katanya pula.

Lihat juga konten video, di sini: Viral Lagu Cinderella Versi Trio Macan di Kanal Youtube, Grup Trio Penyanyi Dangdut Ini Malah Diterpa Konflik

Yan Fuadi juga menyampaikan beberapa penerapan budaya K3 di Proyek Hu’u yang selama ini dilakukan oleh perusahaan.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Program tersebut melingkupi semua lini mulai dari bagian terdepan hingga manajemen melalui pelatihan K3.

Bagi karyawan lokal dan nasional, serta sosialisasi K3 kepada masyarakat area lingkar tambang.

Salah satu program yang diterapkan yaitu stop work authorization, sebuah hak yang dimiliki setiap karyawan.

Untuk menghentikan pekerjaan yang terlihat tidak aman dan manajemen memberikan jaminan tidak akan ada konsekuensi dari penghentian tersebut.

Acara penutupan Bulan K3 dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Juga Kepala Disnakertrans Kabupaten Dompu Miftahul Su’adah, Kepala karyawan STM , dan juga perwakilan seluruh kontraktor yang terlibat di Proyek Hu’u.

Sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2024, STM melaksanakan rangkaian Bulan K3 Nasional Tahun 2024 di area proyek Hu’u.

Kegiatan meliputi perlombaan bertemakan K3 yang melibatkan karyawan dan kontraktor STM, edukasi kepada masyarakat.

Terkait penanganan kebakaran di rumah tangga, dan edukasi kepada siswa sekolah tentang berkendara yang aman serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, perusahaan juga menyelenggarakan program donor darah, berhasil mengumpulkan 86 kantong darah.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita ekonomi & bisnis Ekbisindonesia.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiupdate.com dan Infobumn.com

Untuk publikasi press release lewat Jasasiaranpers.com, dapat menghubungi (WhatsApp): 08531 555 778808781 555 778808191 555 77880811 115 7788..

Berita Terkait

PT Garuda Indontesia Raih Peringkat IdBBB dari PT Pefindo, Outlook Stabil dan Penuhi Kewajiban Jangka Panjang
Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500
PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik
Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024
Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan Akibat Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula Rancang Strategi Persiapan untuk Hadapi Tantangan Pangan Global
Inilah 4 BUMN yang Memiliki Peluang Bangkit Kembali dari 21 BUMN yang Berstatus Titip Kelola di PT PPA
Tahun 2024 Ini, SKK Migas Targetkan Investasi di Sektor Hulu Migas Bisa Capai Sebesar 16,1 Miliar Dolar AS
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:43 WIB

PT Garuda Indontesia Raih Peringkat IdBBB dari PT Pefindo, Outlook Stabil dan Penuhi Kewajiban Jangka Panjang

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:24 WIB

Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:30 WIB

PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:17 WIB

Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:57 WIB

Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan Akibat Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:37 WIB

Bapanas Dorong Pelaku Industri Gula Rancang Strategi Persiapan untuk Hadapi Tantangan Pangan Global

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:27 WIB

Inilah 4 BUMN yang Memiliki Peluang Bangkit Kembali dari 21 BUMN yang Berstatus Titip Kelola di PT PPA

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:02 WIB

Tahun 2024 Ini, SKK Migas Targetkan Investasi di Sektor Hulu Migas Bisa Capai Sebesar 16,1 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru