Jika Pangan dan Energi Aman, Prabowo Subianto: Indonesia Tak Perlu Takut dengan Siapapun di Dunia Ini

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 Agustus 2024 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Kongres ke-6 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta. (Dok. Tim Media Prabowo)

Acara Kongres ke-6 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta. (Dok. Tim Media Prabowo)

BISNISPOST.COM – Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto menyatakan kunci kemakmuran Indonesia ada pada sumber daya yang dapat dikelola dan dinikmati oleh bangsa sendiri.

Hal itu Prabowo sampaikan dalam kesempatannya menjadi pembicara dalam acara Penutupan Kongres ke-6 Partai Amanat Nasional 2024 yang dihelat di Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu malam (24/8/2024).

Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Prabowo meyakini Indonesia akan bisa swasembada pangan dan kemudian menjadi eksportir ke dunia.

“Saya berhitung dalam lima tahun kita akan tidak hanya swasembada pangan kita akan ekspor pangan untuk dunia. Kita akan jadi lumbung pangan dunia,” ujarnya.

Perihal sumber energi, dikutip Hallopresiden.com, Prabowo menuturkan nantinya Indonesia akan dapat mengelolanya dari kelapa sawit.

Indonesia akan percepat B50 atau biodiesel sebesar 50% yang ditargetkan pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025.

“Energi kita sebentar lagi tidak perlu impor. Akan datang dari kelapa sawit namanya biodiesel, kita akan percepat B50, minimal biodiesel 50% dari kelapa sawit.”

“Vegitu kita mencapai 50% yang insyaAllah akhir tahun ini atau awal tahun depan,” jelas Prabowo.

Dengan demikian, nantinya Indonesia akan dapat menghemat uang sebesar 20 miliar USD yang tidak perlu keluar dari dalam negeri.

“Kita akan menghemat 20 miliar dollar uang kita tidak perlu kirim ke luar negeri lagi. Rp 300 triliun lebih akan beredar di Indonesia,” kata Prabowo.

Adapun, di kesempatan yang sama Prabowo menceritakan momen pertemuan-pertemuannya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan para pengusaha Kadin Prancis belum lama ini.

Dalam beberapa kesempatan itu Prabowo mengatakan apabila negara Eropa tidak ingin membeli kelapa sawit Indonesia.

Sumber daya itu akan dikelola sendiri oleh bangsa Indonesia dan justru menguntungkan Indonesia dengan swasembada.

“Jadi, kita sekarang produsen kelapa sawit terbesar di dunia, makanya waktu saya di Prancis, empat mata pertemuan sama Macron.”

“Saya katakan, Yang Mulia, kami merasa justru kalau Eropa tidak mau beli kelapa sawit kita bersyukur, blessing in disguise,” ujar Prabowo:

Untuk itu, Prabowo optimistis dan yakin ketika pangan dan energi berhasil dikelola dengan baik di dalam negeri.

Nantinya ke depan tidak perlu ada pihak mana pun yang ditakutkan lagi oleh Indonesia di kancah dunia.

“Kami akan gunakan kelapa sawit kami untuk kepentingan rakyat, kami akan swasembada energi.”..

“Pangan, energi. Kunci itu. Kalau sudah aman kita tidak perlu takut siapapun di dunia ini,” tegas Prabowo.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Mediaemiten.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Apakabarnews.com dan Cantik24jam.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Cara Publikasi Artikel Mahasiswa di Media Online dan Manfaatnya
PWI Pusat Aksi Donasi Kemanusiaan untuk Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh
PPT ET dan Bayang-Bayang Korupsi Global di Balik Diplomasi Energi
Pertamina Diguncang Skandal Rp285 Triliun, Dampak ke Investasi Migas Disorot
Kejagung: Riza Chalid Mangkir, Diduga di Singapura, Segera Dijemput Paksa
KPK Sita Rp10 Miliar Dugaan Korupsi EDC BRI, Kerugian Negara Rp700 Miliar
Menteri Maman Ngamuk! Bantah Istri Habiskan Uang Negara Liburan ke Eropa
KPK Tancap Gas! Petro Energy dan LPEI Diduga Mainkan Sandiwara Keuangan

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:24 WIB

Cara Publikasi Artikel Mahasiswa di Media Online dan Manfaatnya

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:10 WIB

PWI Pusat Aksi Donasi Kemanusiaan untuk Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:44 WIB

PPT ET dan Bayang-Bayang Korupsi Global di Balik Diplomasi Energi

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:25 WIB

Pertamina Diguncang Skandal Rp285 Triliun, Dampak ke Investasi Migas Disorot

Jumat, 11 Juli 2025 - 08:03 WIB

Kejagung: Riza Chalid Mangkir, Diduga di Singapura, Segera Dijemput Paksa

Berita Terbaru