Bisnispost.com, Jakarta – Anak usia 1 sampai 3 tahun yang sedang aktif bergerak membutuhkan asupan bergizi, dan pilihan susu pertumbuhan sebaiknya dinilai dari bahan utamanya. AceKid menjadi salah satu produk yang menonjolkan susu segar sebagai bahan pertama, sementara sebagian produk lain menggunakan susu bubuk skim, protein whey, atau kombinasi komponen susu.
Lima rekomendasi berikut bukan peringkat klinis. Setiap produk memiliki karakteristik berbeda dan kesesuaiannya bergantung pada usia, pola makan, serta kondisi kesehatan anak.
Perlu ditegaskan bahwa susu pertumbuhan bukan penentu tunggal tingkat aktivitas anak. Energi dan nutrisi utama tetap perlu diperoleh dari makanan beragam, sedangkan susu berfungsi sebagai pelengkap.
Bahan utama menjadi acuan
Informasi Nilai Gizi menunjukkan energi dan kandungan nutrisi dalam setiap sajian. Adapun daftar komposisi menjelaskan bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk.
Bahan yang tercantum pada urutan awal umumnya digunakan dalam jumlah lebih besar. Karena itu, kebiasaan Cek Komposisi dapat dimulai dengan membaca tiga sampai lima bahan pertama.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengingatkan orang tua agar tidak berhenti pada klaim di kemasan.
“Klaim dan kandungan tambahan yang ditampilkan pada kemasan sering kali hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan produk. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada informasi yang ada di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca dengan cermat dan memahami komposisi utama produk tersebut,” kata Prof. Rini.
Hasil FGD AceKid terhadap 1.300 ibu menunjukkan 87 persen responden menganggap sumber susu penting. Namun, Informasi Nilai Gizi masih menjadi indikator pembelian utama bagi 56 persen responden, sedangkan komposisi diperiksa oleh 33 persen .
1. AceKid Activegro Stage 3
AceKid Activegro Stage 3 menggunakan natural whole milk (susu segar) sebagai bahan utama. Produk hasil kolaborasi FEIHE International dan MAKUKU Indonesia ini diklaim sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia terbuat dari susu segar.
Bahan bakunya berasal dari kawasan sekitar 47 derajat lintang utara yang disebut golden milk source. Perusahaan menerapkan pendekatan natural and fresh dari peternakan hingga tahapan produksi.
Melalui konsep traceable milk source, informasi asal bahan baku susunya dapat ditelusuri. Susu segar tersebut kemudian diproses menggunakan sistem one-step fresh dalam rangkaian langsung menjadi produk bubuk sekitar dua jam .
Prof. Rini menyebut proses pengolahan menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan orang tua.
“Dengan proses pengolahan yang lebih ringkas, kualitas nutrisi alami susu diharapkan tetap terjaga karena tidak mengalami paparan panas tinggi secara berulang,” ujar Prof. Rini.
Untuk Stage 3, AceKid tersedia dalam dua kategori. AceKid Care dilengkapi 14 vitamin, 10 mineral, GOS, DHA, AA, dan kolin, sedangkan AceKid Plus mengandung nukleotida, OPN, HMO alami dari susu, GOS, alfa laktalbumin, protein terhidrolisis, DHA, dan AA.
Dari sisi formulasi, AceKid diposisikan sebagai susu tanpa maltodekstrin dan susu tanpa perisa sintetik, serta tidak menggunakan tambahan sukrosa maupun sirup jagung . Produk ini juga menerapkan teknologi flash dissolution agar bubuk lebih cepat dan mudah larut tanpa meninggalkan gumpalan.
2. Morinaga Chil Kid Platinum
Morinaga Chil Kid Platinum ditujukan bagi anak usia 1 sampai 3 tahun. Bahan susunya mencakup susu skim dan komponen whey.
Formulasinya menonjolkan MoriCare+ Triple Bifidus, yakni kombinasi Bifidobacterium longum BB536, Bifidobacterium breve M-16V, dan Bifidobacterium longum subsp. infantis M-63.
Produk ini turut dilengkapi prebiotik GOS, alfa laktalbumin, DHA, AA, nukleotida, vitamin, dan mineral. Situs resminya mencantumkan protein 6 gram serta alfa laktalbumin 468 miligram per sajian .
Baca Juga:
China Dental Show 2026 Hadirkan Inovasi Kedokteran Gigi yang Lebih Cerdas
LX Pantos Perkuat Komitmen ESG Global melalui Laporan Keberlanjutan 2026
Informasi yang ditampilkan lebih berfokus pada formulasi nutrisi, sehingga rincian sumber bahan bakunya perlu dicari melalui keterangan resmi produsen.
3. Nutrilon Royal 3
Nutrilon Royal 3 menggunakan susu bubuk skim, protein whey, laktosa, dan minyak nabati sebagai bagian dari komposisinya.
Produk ini menonjolkan kombinasi prebiotik FOS dan GOS, DHA, EPA, omega 3, omega 6, serat pangan, vitamin, serta mineral.
Dalam satu sajian, Nutrilon Royal 3 mencantumkan energi 170 kilokalori, protein 6 gram, DHA 29 miligram, EPA 7 miligram, dan GOS 1.301 miligram .
Mom sebaiknya memeriksa varian rasa karena sumber karbohidrat serta pemanis pada setiap pilihan dapat berbeda.
4. S-26 Procal Gold Tahap 3
S-26 Procal Gold Tahap 3 menggunakan susu bubuk tanpa lemak, laktosa, dan protein whey sebagai bahan susunya.
Formulasinya dilengkapi alfa laktalbumin, DHA, AA, omega 3, omega 6, fosfolipid, sphingomyelin, oligofruktosa, nukleotida, vitamin, dan mineral .
Lini S-26 memiliki beberapa produk dengan nama serupa, termasuk varian pHPro yang komposisinya berbeda. Nama lengkap produk dan tahap usia perlu dipastikan sebelum membeli.
5. Dancow 1+ Imunutri
Dancow 1+ Imunutri diformulasikan untuk anak Indonesia usia 1 sampai 3 tahun dengan padatan susu sebagai bagian dari bahan utamanya.
Produk ini mengandung protein, kalsium, vitamin D, DHA, omega 3, omega 6, zat besi, serta vitamin A, C, E, selenium, zinc, dan tembaga. Beberapa varian juga mencantumkan nol gram sukrosa .
Ketersediaannya luas dengan pilihan ukuran beragam sehingga keluarga dapat membandingkan biaya per sajian sebelum menentukan pilihan.
Dukungan bagi anak aktif
Kebutuhan anak aktif tidak dapat dipenuhi hanya melalui susu. Anak usia 1 sampai 3 tahun tetap memerlukan protein hewani, karbohidrat, sayur, buah, dan sumber lemak dari menu harian.
Cairan juga penting, terutama ketika anak banyak bergerak. Selain susu, pastikan anak memperoleh air minum yang cukup sesuai kebutuhannya.
Maltodekstrin merupakan karbohidrat hasil pemecahan pati. Keberadaannya tidak otomatis membuat produk berbahaya, sedangkan keterangan tanpa maltodekstrin juga tidak menjadikan produk otomatis sebagai susu cocok bagi semua anak.
Istilah penyerapan lebih baik dan pencernaan nyaman tidak dapat dimaknai sebagai hasil pasti. Respons setiap anak dipengaruhi usia, pola makan, alergi, kondisi pencernaan, serta ketepatan penyajian.
Sebelum membeli, periksa tahap usia, komposisi terbaru, Informasi Nilai Gizi, informasi alergen, nomor izin edar BPOM, status halal, tanggal kadaluarsa, dan aturan penyajian. Jika anak mengalami alergi, muntah berulang, gangguan pencernaan berkepanjangan, atau pertumbuhan yang tidak sesuai kurva, konsultasikan dengan dokter spesialis anak sebelum mengganti produk.











